Sabtu, 23 September 2017

Pemkot Bandarlampung Bentuk Tim Pengawas Pangan

id wali kota dan tim pangan, herman hn, wali kota bandarlampung, bentuk tim pangan
Pemkot Bandarlampung Bentuk Tim Pengawas Pangan
Wali Kota Bandarlampung Herman HN (FOTO:ANTARA Lampung/Ist))
...Nanti ada tim khusus yang akan melakukan pengawasan pasar tradisional dan modern, kata Wali Kota...
Bandarlampung  (ANTARA Lampung) - Pemerintah Kota Bandarlampung segera membentuk tim pengawasan pangan, termasuk mengawasi daging berformalin menjelang bulan Ramadhan 1438 Hijriah.

"Nanti ada tim khusus yang akan melakukan pengawasan pasar tradisional dan modern," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN di Bandarlampung, Selasa (16/5).

Dia mengatakan, tim ini untuk mengatasi masuknya daging yang berformalin termasuk ikan.

Tim ini sebagai bentuk pencegahan Pemkot Bandarlampung dari penyebaran daging dan ikan diduga berformalin, yang bisa saja beredar di pasar tradisional.

"Tim ini sebagai bentuk pencegahan peredaran daging dan ikan yang diduga berformalin," kata dia.

Pencegahan ini bukan hanya karena terungkapnya kasus pengiriman ikan berformalin yang dilakukan Polda Lampung, tapi memang dibentuk setiap menjalang bulan Ramadhan.

Menjelang bulan Ramdhan nantinya instansi terkait bekerjasama dengan BPOM akan melakukan pemeriksaan, bukan hanya yang berformalin tapi juga makanan kedaluarsa.

"Pengawasan ini juga untuk mengawasi makanan kedaluarsa sehingga bukan hanya penganan tercampur bahan kimia," kata dia.

Dalam pengawasan tersebut, petugas akan mengecek tanggal kedaluarsa produk yang dijual, kondisi kemasan dan komposisi bahan makanan yang dipergunakan.

Terkait waktu untuk menggelar pengawasan ini belum bisa dipastikan kapan, karena menunggu waktu yang tepat.

Wali kota yang menjabat di periode ke dua ini mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati untuk membeli daging, ikan dan makanan ringan lainnya.

"Biasanya banyak dijual dengan kondisi yang kedaluarsa dan kurang baik. Oleh karenanya warga diminta untuk mengecek kondisinya terlebih dahulu," kata dia.*(Ant)

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0989 seconds memory usage: 0.46 MB