Minggu, 20 Agustus 2017

Kemendag Pantau Harga Bahan Pokok di Lampung

id staf ahli kemendah tinjau sembako
Kemendag Pantau Harga Bahan Pokok di Lampung
Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan Lasminingsih melakukan pantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok di Pasar pasir Gintung Bandarlampung, Kamis (20/4) (FOTO:ANTARA Lampung/Agus Wira Sukarta)
...Kami memantau 11 item barang kebutuhan pokok di Lampung lebih awal untuk memastikan komoditas tersebut aman jelang bulan Ramadhan, katanya...
Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan Lasminingsih melakukan kunjungan kerja ke Lampung untuk pemantauan harga dan stok barang kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran 2017.

Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan didampingi Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia beserta rombongan mengunjungi Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung, Kamis, untuk melihat ketersediaan kebutuhan pokok dan harga.

Lasminingsih dalam kesempatan itu mengatakan bahwa stok barang kebutuhan pokok di Lampung masih cukup aman.

"Kami memantau 11 item barang kebutuhan pokok di Lampung lebih awal untuk memastikan komoditas tersebut aman jelang bulan Ramadhan," kata dia.

Ia menyebutkan, barang kebutuhan pokok yang dipantau tersebut, diantaranya daging sapi, daging ayam, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai merah, beras, dan gula.

Berdasarkan pantauan, lanjutnya, stok barang kebutuhan pokok itu cukup dan harganya juga masih stabil. "Kita menginginkan stok maupun harga kebutuhan pokok dapat terjaga. Harga cabai merah yang beberapa waktu lalu sempat melambung kini stabil," ujarnya.

Lasminingsih menyatakan bahwa kenaikan harga kebutuhan pokok jelang bulan Ramadhan, dipastikan ada dan wajar mengingat permintaan konsumen akan komoditas pokok tinggi mendekati bulan suci tersebut.

"Harga juga tergantung suplai jika cukup mudah-mudahan harga dapat terjaga. Karena itu perlu koordinasi tim sejumlah instansi untuk memastikan stok dan harga stabil," jelasnya.

Ia juga meminta Tim Pengedalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung maupun kabupaten/kota serta instansi terkait lainnya untuk memantau lebih awal ketersediaan bahan pokok.

Sehingga, lanjutnya, dapat menjamin keteresedian stok barang kebutuhan pokok tersebut di pasar-pasar. "Kegiatan pasar murah juga harus didukung untuk memberikan kesempatan masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok murah menghadapi bulan Ramadhan maupun Lebaran," tambahnya.(Ant)

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0108 seconds memory usage: 0.35 MB