Kamis, 29 Juni 2017

Gubernur Lampung Berharap Tidak Ada Kriminalisasi Guru

id gubernur ridho dan sekolah baru
Gubernur Lampung Berharap Tidak Ada Kriminalisasi Guru
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo meresmikan Unit Sekolah Baru di Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (31/3) (ist)
...Saya juga telah berkomunikasi dengan Kapolda Lampung, agar tak ada lagi pemeriksaan kepolisian terkait kriminalisasi terhadap guru, kata Ridho...
Lampung Tengah  (ANTARA Lampung) - Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengharapkan agar tidak ada guru yang dikriminalisasi ketika melakukan pembinaan kepada para peserta didik di sekolah.

"Saya juga telah berkomunikasi dengan Kapolda Lampung, agar tak ada lagi pemeriksaan kepolisian terkait kriminalisasi terhadap guru," kata Ridho pada peresmian unit sekolah baru di Lampung Tengah, Jumat.

Ia mengatakan apabila kriminalisasi itu terjadi tentunya perlu disesalkan. Karena tugas guru adalah sebagai pembentuk, pencetak generasi unggulan yang memiliki ilmu dan akhlak yang baik.

Di sisi lain, lanjutnya, kemajuan Lampung berada di tangan guru, karena dengan pendidikan, generasi muda akan siap untuk mengambil alih tongkat estafet pembangunan dalam memimpin daerah membangun Lampung ke depan.

"Kita jangan terlena pembangunan. Karena ke depan tantangan akan hasil dari pembangunan dan kemajuan lebih besar. Saya berpesan agar generasi muda di Provinsi Lampung dapat mampu menyiapkan diri bersaing dalam menikmati dan meneruskan roda pembangunan dengan dibekali ilmu dan akhlak," ujarnya.

Ia lebih lanjut mengatakan terdapat dua kepentingan nasional saat ini yaitu kepentingan keamanan dan kepentingan kesejahteraan.

Menurutnya, dalam konteks pengembangan daerah pada era reformasi saat ini, kepentingan keamanan tentunya merupakan kewenangan aparat keamanan yakni TNI/Polri. Sedangkan tugas pemerintah daerah adalah mengakomodir kepentingan dalam hal kesejahteraan rakyat.

"Kesejahteran, tentunya berbanding lurus dengan faktor keamananan. Sehingga peningkatan kesejahteraan merupakan `obat mujarab` dalam penanggulangan kejahatan. Artinya, orang yang berbuat kejahatan karena kebutuhan hidupnya belum tercukupi," jelasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung berupaya mempercepat pembangunan agar masyarakat di daerah ini maju dan sejahtera.

"Kita lihat salah satunya dari laju inflasi provinsi memiliki angka terendah se-Sumatera dan indeks angka kemiskinan di Provinsi Lampung juga mengalami penurunan beberapa poin," tambahnya.

SMA/SMK di Kabupaten Lampung Tengah berjumlah 119 sekolah, terdiri atas 11 SMK negeri, 53 SMK swasta, 24 SMA negeri, 31 SMA swasta dengan jumlah siswa total keseluruhan 32.147 orang.  (Ant)


 

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0118 seconds memory usage: 0.35 MB