Dana Dihimpun Perbankan Lampung Rp39,82 Triliun

id ojk, dana, uang
Dana Dihimpun Perbankan Lampung Rp39,82 Triliun
Kantor OJK Lampung. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Bandarlampung,  (ANTARA Lampung) - Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung mencatat jumlah dana yang berhasil dihimpun oleh perbankan Lampung per November 2016 sebesar Rp39,82 triliun atau tumbuh 8,09 persen (year on year).

"Pertumbuhan dana pihak ketiga Lampung diakselerasi terutama pada pertumbuhan giro sebesar 29,63 persen, deposito sebesar 7,06 persen, dan tabungan yang tumbuh sangat rendah yaitu hanya 4,11 persen," kata Kepala OJK Lampung, Untung Nugroho, di Bandarlampung, Rabu.

Ia menyebutkan, saat ini terdapat 33 kantor cabang bank umum, 9 KC bank umum syariah/unit usaha syariah, 26 Bank Perkreditan Rakyat, dan 11 BPR syariah yang berada di bawah pengawasan Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung.

Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Lampung, lanjutnya, juga mencatat bahwa total aset perbankan Lampung hingga November 2016 tercatat sebesar Rp65,027 triliun atau tumbuh sebesar

7,26 persen (year on year).

"Angka ini membaik bila dibandingkan tahun lalu yang hanya tumbuh sebesar 5,38 persen, namun demikian pertumbuhan aset perbankan Lampung ini masih di bawah pertumbuhan industri perbankan secara nasional yaitu sebesar 12,6 persen," kata Kepala OJK Lampung itu.

Ia menyebutkan, jumlah kredit yang diberikan perbankan Lampung adalah sebesar Rp54,77 triliun rupiah, atau tumbuh sebesar 8,72 persen (yoy) per November 2016. Dilihat dari jenis kredit, penyaluran kredit perbankan terdiri atas 45,84 persen kredit modal kerja, 18,23 presen kredit investasi, dan sebesar 35,19 persen pada kredit konsumsi.

Untung menjelaskan, penyaluran kredit program yaitu kredit usaha rakyat dan kredit pada sektor kelautan dan perikanan (Jaring) oleh perbankan Lampung pada 2016 menunjukkan peningkatan yang cukup baik.

Kredit usaha rakyat yang disalurkan oleh perbankan Lampung per Desember 2016 sebesar Rp2,12 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 127.038 debitur. Sedangkan kredit pada sektor kelautan dan perikanan per Desember 2016 adalah sebesar Rp4,46 triliun.*

Editor: Triono Subagyo

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0125 seconds memory usage: 0.35 MB